Bau Mulut

Halitosis atau bau mulut merupakan bau tak sedap yang keluar saat kita buka mulut, bernapas, atau berbicara. Baunya pun bermacam-macam ada yang sementara saja dan cepat hilang, ada juga yang tidak bisa hilang dan sifatnya kronis.

Bau Mulut

Bau Mulut

Bau Mulut

Yang membedakan halitosis sementara dan kronis adalah penyebabnya, kalau yang sementara penyebabnya dari sisa makanan yang tertinggal di gigi, sisa makanan yang menumpuk dilidah, gigi yang berlubang, tambalan yang kurang bagus. Hal ini mudah diatasi dengan cara berkumur, sikat gigi, atau membersihkan lidah. Sementara halitosis kronis dipicu oleh penyakit tertentu didalam organ tubuh seperti penyakit liver, penyakit ginjal yang sifatnya kronis.

Cara Mengatasi Bau Mulut

Solusi cara mengatasi bau mulut adalah periksa ke dokter gigi, bersihkan karang gigi, tapi kalau sudah di cek dan dilakukan pembersihan disekitar area mulut masih ada saja halitosis, perlu di cek ke dokter penyakit dalam apakah ada masalah di organ tubuh lainnya.

Ada beberapa penyakit non oral yang dapat menyebabkan bau mulut tak sedap, misalnya fetor hepaticus yang diakibatkan penyakit hati kronis, infkesi saluran napas bawah (infeksi bronkus dan infeksi paru), infeksi ginjal dan gagal ginjal, kanker, trimethylaminuria (fish odor syndrome), penyakit diabetes dan disfungsi metabolik.

Penyebab Bau Mulut

Selain akibat masalah diatas, penyebab bau mulut terjadi disebabkan karena beberapa hal seperti :

  1. Makanan
    Terlalu banyak mengonsumsi jenis makanan yang menyebabkan bau seperti bawang putih, bawang merah, jengkol, petai, dan juga kopi yang menimbulkan bau mulut kurang sedap. Kandungan yang ada di dalam makanan tersebut kemudian akan diserap di dalam darah selama proses pencernaan sedang beralangsung. Kemudian makanan yang sudah di cerna tadi di dalam paru-paru, bau yang menyengat akan ditransfer ke udara dan akan dihembuskan lewa hidup. Bau yang disebabkan akibat makanan biasanya akan bertahan paling tidak adalah selama 72 jam.
  2. Kurangnya kebersihan mulut
    Kebersihan mulut yang tidak terjaga dengan baik akan menimbulkan terjadinya penumpukkan dari sisa makanan di dalam mulut kita. Dan kemudian berbagai jenis bakteri yang ada di dalam mulut kemudian akan menguraikan sisa-sisa makanan dan setelah itu melepaskan gas hidrogen sulfida yang pada akhirnya akan menimbulkan bau mulut kurang sedap. Kebiasaan jarang menyikat gigi akan membuat bakteri serta zat partikel yang ada di dalam mulut akan membentuk suatu lapisan yang lengket dan kemudian tidak berwarna di gigi. Seringkali lapisan ini akan semakin menumpuk dan pada akhirnya akan membentuk suatu plak yang bisa memicu terjadinya kerusakan pada gigi dan penyebab bau mulut.
  3. Masalah pada hidung dan tenggorokan
    Penyebab bau mulut selanjutnya adalah karena masalah pada hidung dan tenggorokan. Adanya suatu zat asing yang tidak dikenal yang masuk ke dalam hidung akan menimbulkan suatu masalah bau tidak sedap. Infeksi penyakit sinusitis, misalnya akan menimbulkan masalah cairan yang keluar dari dalam sinus yang akan masuk melewati bagian belakang tenggorokan dan pada akhirnya akan menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu beberapa jenis sakit tenggorokan akan memicu bau mulut. Aktivitas yang terjadi di dalam tonsil akan menyebabkan masalah bau mulut ringan.
  4. Tembakau dan alkohol
    Tembakau dan juga alkohol akan menyebabkan mulut menjadi kering dan merupakan salah satu penyebab bau mulut tersering. Selain itu juga, zat yang terkandung di dalam rokok misalnya adalah seperti nikotin dan tar yang mengalami penumpukkan di dalam mulut kemudian akan memicu terjadinya penyakit periodontal serta masalah bau mulut.
  5. Mulut kering dan puasa
    Saat Anda bangun tidur di pagi hari, bau mulut merupakan salah satu hal yang normal terjadi. Hal ini disebabkan karena terjadinya penurunan dari produksi air liur yang dihasilkan selama kita sedang tidur. Selain itu, puasa juga memicu terjadinya bau mulut karena terjadinya suatu bentuk pemecahan bahan kimia atau yang disebut dengan ketosidosis.

Cara Mengatasi Bau Mulut Secara Alami

Cara mengatasi bau mulut secara alami adalah :

  1. Membersihkan mulut
    Menjaga kesehatan dan kebersihan mulut merupakan salah satu hal yang sangat penting. Sikat gigi sebanyak 2 kali sehari di saat bangun tidur dan juga sebelum tidur di malam hari, Atau juga bisa Anda lakukan setelah Anda makan.
  2. Mengurangi asupan makanan yang mengandung bau menyengat
    Jauhi makanan seperti bawang putih, petai, jengkol dan juga jenis makanan lainnya yang menimbulkan bau tidak sedap.
  3. Jangan merokok
    Karena sudah dijelaskan diatas, merokok bisa membuat mulut kering dan mulut kering merupakan salah satu pemicu dari bau mulut. Sebaiknya hindari merokok.
  4. Makan buah-buahan
    Mengonsumsi buah-buahan merupakan salah satu solusi cara mengatasi bau mulut secara alami. Jika penyebab bau mulut adalah karena sariawan, cara mengatasi bau mulut dilakukan dengan banyak mengonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin c. Vitamin V bisa Anda dapatkan dari buah seperti buah jeruk.
  5. Sarapan di pagi hari
    Jika Anda tidak sarapan, akan memicu terjadinya masuk angin dan masalah bau mulut. Karena saat kita sarapan pagi, maka bakteri yang menjadi penyebab dari bau mulut akan mati akibat dari air liur yang diproduksi di dalam mulut akan mengalami peningkatan.
  6. Makan beras
    Cara mengatasi bau mulut yang satu ini adalah cara mengatasi bau mulut tradisional. Karena orang dulu percaya bahwa beras yang dikunyah mentah akan membantu mengatasi bau mulut.

Bau Mulut


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Bau Mulut Membantu Mengatasi Bau Mulut Yang Tak Sedap Dan Membantu Memberikan Aroma atau Napas Segar Pada Mulut, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>