Penyebab Penyakit Bau Mulut

Bau mulut adalah salah satu masalah yang bisa mengganggu seseorang. Karena hal ini berdampak pada kehidupan social mereka. Salah satu penyebab dari penyakit bau mulut adalah disebabkan karena masalah dari dalam mulut. Misalnya adalah gigi yang berlubang dan mengalami masalah radang gusi. Penyebab penyakit bau mulut juga bisa disebabkan karena tenggorokan, misalnya adalah masalah penyakit amandel. Amandel yang mengalami infeksi, biasanya bisa menyebabkan bau mulut. Atau bisa juga disebabkan karena masalah pencernaan dan juga rongga hidung.

Bau-mulut-

Hindarilah penyebab penyakit bau mulut. Jika penyebabnya adalah makanan seperti bawang putih, stress, karena lapar, dan masalah kebersihan mulut, maka sebaiknya hal pertama yang dilakukan adalah mengatasi penyebabnya terlebih dahulu.

Cara menghindari penyebab penyakit bau mulut bisa dilakukan dengan pencegahan dan perawatan. Caranya adalah membersihkan gigi dan juga gusi dengan teratur setelah Anda makan. Gosoklah lidah Anda secara perlahan untuk membantu menghilangkan sisa makanan yang sudah mengendap dan berkumpul. Banyak mengonsumsi air putih dan mengonsumsi makanan berupa sayuran segar yang mengandung serat bisa membantu mengurangi bau mulut. Kunyahlah permen karet yang mengandung gula sekitar 2 menit. Jangan mengonsumsi makanan yang justru menjadi pemicu dari terjadinya penyakit bau mulut ni. Hindarilah merokok dan mengonsumsi alkohol karena ini bisa menyebabkan resiko munculnya penyakti bau mulut.

Cara mengatasi bau mulut dengan bahan alami adalah
Bahan : 20 gram kencur
Cara membuatnya : cucilah terlebih dulu kencur tersebut kemudian dikunyah. Airnya ditelan dan buanglah ampasnya.

Cara mengatasi penyakit bau mulut dengan bahan alami lainnya adalah :
Bahan ; 10 butir cengkeh, 20 gram kencur diiris tipis terlebih dahulu, 5 lembar daun sirih, 5 gram biji pinang.
Cara membuat : cuci hingga bersih semua bahan-bahan ini kemudian diebs dengan air sebanyak 600 cc hingga yang tersisa adalah 200 cc saja, kemudian disaring. Minumlah air jika sudah dingin.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Bau Mulut Tak Sedap

Bau mulut atau halitosis adalah bau yang tidak sedap pada mulut yang disebabkan oleh jika rongga mulut tidak dipelihara kebersihannya. Banyak sisa makanan membusuk di sela gigi. Atau ada gigi yang keropos, dan sisa makanan membusuk di dalamnya. Atau gigi sendiri sudah terinfeksi, sehingga terbentuk nanah disana. Bisa juga karena gigi dibiarkan berlapis karang (calculus dentis). Cara mengatasi bau mulut tak sedap ini dapat dilakukan dengan cara membersihkan rongga mulut, lebih kerap berkumur sehabis makan, menggosok gigi, mengobati gigi yang rusak, dan mengerok karang gigi, masalah bau mulut halitosis ini akan selesai jika cara membersihkan dan memperhatikan kesehatan mulut dengan cara yang benar dan tepat.

Kalau dirongga mulut tidak ditemukan masalah bau mulut, bisa jadi penyebabnya ada di bagian dalam. Mungkin darti lambung. Gangguan lambung menimbulkan bau tak sedap keluar dari mulut. Demikian pula bila ada gangguan paru-paru. Infeksi paru-paru menahun sering menyebarkan  bau busuk yang keluar dari mulut. Cara mengatasi masalah bau mulut tak sedap pada kasus ini adalah dengan mengatasi lambng dan paru, bau kakus dari mulut bisa dihapuskan.

Bau mulut juga bisa berasal dari rongga hidung, jika mengidap peradangan sinus (sinusitis) yang sudah lama, nanah tertimbun di dalam rongga dosekitar hidung. Bau busuk dari nanah yang tertimbun di sana akan menyebarkan bau yang keluar dari mulut juga. Hanya dengan cara mengatasi bau mulut tak sedap dengan melakukan koreksi penyakit sinusitisnya, bau mulut akan sirna.

Bau mulut juga bisa terjadi karena pengaruh makanan. Misalnya, kita menyantap makanan yang memiliki bau khas sehingga bau makanan tersebut berakibat pada udara yang dihembuskan. Pada kasus ini, mula-mula makanan diserap oleh pembuluh darah yang masuk ke dalam paru-paru, kemudian diekskresikan (dikeluarkan) dalam bentuk udara yang kita embuskan. Beberapa jenis makanan tertentu seperti bawang putih, petai, jengkol, alkohol atau rokok bisa memicu bau mulut. Cara mengatasi bau mulut tidak sedap pada kasus ini adalah menghindari makanan yang menyebabkan bau mulut menjadi tak sedap dan melakukan sikat gigi setelah memakan makanan tersebut.

Bau mulut yang berkepanjangan dapat mengakibatkan seseorang menjadi tidak percaya diri dan bisa menjadi pertanda suatu penyakit seperti  penyakit diabetes, pennyakit jantung, gagal ginjal, liver, gangguan pada pencernaan dan lain sebagainya. Tanda-tanda terjadinya bau mulut biasanya akibat terganggunya keseimbangan asam mulut seperti air liur kental , mulut kering, dan rasa tidak nyaman bicara. Selain itu, lawan bicara akan terlihat gelisah dan mengambil jarak dalam berbicara. Bisa juga seseorang akan complain atas bau tidak enak yang tercium dan berasal dari dalam mulut Anda.

Anda tentu tak mau bau mulut menghinggapi. Cara mencegahnya yakni peliharalah kesehatan mulut dan gigi  secara teratur. Usahakan setiap  selesai makan atau bangin tidur selalu menyikat gigi.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mengatasi Bau Mulut Dengan Herbal

Penyebab tersbesar bau mulut adalah kondisi mulut dan tubuh yang tidak bersih. Kebiasaan buruk yang sering terjadi adalah jarang membersihkan gigi setelah makan. Selain itu kondisi sikat gigi yang sudah rusak atai mekar akan mempersulit sisa makanan tersapu dari sela-sela gigi. Sikat gigi seperti ini menyebabkan bau mulut karena sisa makanan yang membusuk dan perlahan-lahan mengakibatkan proses infeksi dalam rongga mulut. Beberapa penyebab lainnya yaitu akibat mengonsumsi makanan yang berbau tajam seperti bawang, petai, jengkol, durian, minuman beralkoholm dan rokok, atau oleh fermentasi bagian-bagian dari makanan yang ada didalam mulut. Hal ini bisa menimbulkan halitosis. Penggunaan beberapa jenis obat-obatan seperti obat penurun tekanan darah, antidepresi, dan antihistamin juga bisa menyebabkan bau mulut.

Pencegahan halitosis tergantung dari penyebabnya. Kalau halitosis disebabkan oleh kelainan didalam mulut, bau tak sedap dapat dikurangi bahkan bisa dihilangkan. Halitosis yang diakibatkan dari pembungkusan sisa-sisa makanan di mulut bisa ditanggulangi dengan menjaga kebersihan mulut dan gigi. Setiap hari gigi bekerja keras untuk menghancurkan makanan. Oleh karena itu sebaiknya kita bisa memberikan perhatia pada gigi dengan selalu menjaga kebersihannya, yaitu dengan menyikat gigi secara teratur setiap pagi setelah sarapan dan malam hari menjelang tidur. Setelah itu berkumur-kumiur dengan air biasa atau obat kumur.

Obat kumur bermacam-macam, ada yang hanya berfungsi sebagai penyegar, ada yang berfungsi sebagai penyegar plus pembunuh bakteri, dan ada pulan yang kandungan pembunuh bakterinya sangat kuat. Umumnya obat kumur mengandung antiseptik yang digunakan untuk membunuh mikroorganisme penyebab bau mulut. Minumlah air putih sesering mungkin agar bakteri tidak menumpuk dalam ludah di mulut dan tenggorokan. Gantilah sikat gigi bila bulunya sudah mekar, karena hal ini juga bisa mempengaruhi kesehatan gigi. Kontrolah kesehatan gigi sekurang-kurangnya enam bulan sekali.

Untuk para manula yang sudah tidak punya gigi sebaiknya jangan merokok, konsumsilah makanan sehat, dan hindari makanan yang mengeluarkan bau. Kurangi konsumsi gula untuk meningkatkan jumlah air liur. Selama kita masih bisa menjaga kondisi mulut dengan baik, serta mengetahui bagaimana cara menghindari bau mulut, rasanya tidak ada lagi istilah kurang percaya diri.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mengendalikan Bakteri Di Mulut

Tidak bisa dipungkiri, rongga mulut adalah rumah yang sangat nyaman bagi berbagai mikroorganisme bakteri, virus, jamur, sampai protozoa. Dari kesemuanya jumlah bakteri adalah yang terbanyak. Diperkirakan ada 100 juta bakteri di tiap militer air liur, dengan lebih 600 spesies berbeda.

Umumnya bakteri di mulut tidak berbahaya. Sebagaian tertelan dan mati oleh asam lambung, sebagian lagi mati oleh enzim yang ada di air liur. Namun demikian bakteri dapat menyebabkan gigi berlubangdan penyakit pada gusi . Terutama jika ada luka di rongga mulut. Gangguan lain yang sangat kerap mengintai antara lain sariawan, nafas tak sedao dan radang tenggorokan, jika kebersihan mulut tidak di jaga.

Bakteri mulut juga bertanggung jawab terhadap beberapa penyakit lain. Membasmi semua bakteri yang ada di mulut, tidaklah mungkin. Sebab, bagaimanapun bakteri dan mikroba lain adalah bagian dari rongga mulut kita. Yang bisa kita lakukan adalah mengendalikan jumlah bakter agar jumlahnya tidak berlebihan. Menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur adalah senjata utama yang tidak boleh dilalaikan. Persiapan pula senjata cadangan, misalnya berkumur setiap habis makan baik dengan air, teh, atau obat kumur.

Salah satu bahan yang biasa digunakan sebagai obat kumur  dalam menangani masalah bau mulut yakni  chlorhexidine gluconate. Zat ini merupakan antiseptik yang bekerja sebagaibakterisidal (membunuh bakteri) dan bakteriostatik (menghambat pertumbuhan bakteri dengan menganggu produksi protein, replikasi DNA, atau aspek metabolisme seluler lain pada bakteri).

Sebagai obat kumur chlorhexidine gluconate bekerja mengurangi jumlah bakteri di mulut. Sering digunakan untuk mengobati radang gusi (gusi bengkak, merah, dan berdarah). Juga, membantu mengurangi plak gigi dan nafas tak sedap. Berkumur sampai ke pangkal tenggorokan, dapat mengurangi bakteri yang ada disana dan mencegah/ mengobati radang tenggorokan. Zat lain yang lebih umum dan lebih sering di rekomendasikan sebagai obat kumur, yakni sodium chloride atau garam dapur. Garam meningkatkan sifat basa di mulut secara sementara. Secara tidak langsung, ia mengurangi jumlah bakteri dimulut karena bakteri menyukai lingkungan yang asam, yang utamanya terjadi setelah konsumsi gula. garam ditengarai dapat membantu menyembuhkan luka dan atau infeksi pada gusi dan rongga mulut.

Sakit tenggorokan, radang gusi atau nafas tak sedap bisa dihindari selama kebersihan rongga mulut terjaga. Gusi mudah berdarah dan timbunan plak di gigi adalah indikasi bahwa rongga mulut tidak sehat. Rutin menyikat gigi, berkumur dan periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan, adalah cara ampuh menjada kesehatan gigi dan mulut.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Air Liur dan Bau Mulut

Masalah bau mulut adalah masalah yang membuat penderita dan orang lain merasa terganggu. Karena masalah ini membuat percakapan antara seseorang dengan oranglain menjadi tidak nyaman. Penyebab dari masalah bau mulut sendiri biasanya karena makanan dan kurangnya kebersihan mulut yang membuat bakteri menumpuk di dalam mulut dan menimbulkan bau tidak sedap.

Air liur berfungsi membasahi mulut dalam mengunyah juga menelan. Kalau mulut kering pemebersihannya juga berkurang pasti banyak makanan yang tertinggal di permukaan lidah.

Behel atau kawat gigi tidak secara langsung memicu halitosisi, tapi kalau pembersihannya tidak maksimal, misalnya tertinggal sisa makanan bisa memicu halitosis. Makanan biasanya tertumpuk di bervet kawat gigi, dan dari situlah biasanya halitosis muncul.

Bagi mereka yang menggunakan behel perlu lebih ekstra. Karena itu pengguna kawat gigi biasanya memakai sikat gigi yang lebih kecil untuk intradental karena ada froshing khususnya.

Membersihkan permukaan lidah secara rutin dua kali sehari untuk mencegah terbentuknya biofilm bakteri, debris dan mukus adalah cara jitu menghindari halitosis. Selain itu pemberian gel dipermukaan lidah untuk mencegah pertumbuhan bakteri saat mempertahankan kebersihan mulut termasuk kebersihan lidah dan sela-sela gigi.

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Mengatasi Bau Mulut

Mengatasi bau mulut atau halitosis tergantung penyebabnya, kalau karena makanan berarti kurang atau hindari makanan berarti kurangi atau hindari makanan yang baunya tak sedap. Karena kalau penyakit organ dalam harus diperiksa  dan diatasi penyakitnya. Pencegahan lainnya, harus selalu menjaga kebersihan mulut, pastikan tidak ada sisa makanan tertinggal, rutin membersihkan lidah dengan sikat pemberish lidah.

Obat kumur tidak mampu mengangkat kotoran yang tersisa, hanya membantu berkumur, kalau ada gigi yang berlubang jangan sampai membusuk, cek tambalannya adakah yang bocor, kalau tambalan bocor kita tidak bisa merasakan tapi efeknya akan muncul bau tak sedap di mulut.

Jika diperlukan mengunyah permen karet, karena mengunyah permen karet dapat meningkatkan produksi air ludah dan meningkatkan efek self cleansingb dilidah dan permukaan gigi. Untuk xerostomia (produksi air lidah kurang) bisa dibantu dengan berkumur,mengunyah permen karet, zat perangsang untuk produksi air liur atau jika sangat parah bisa dengan zat pengganti air liur. Jika xerostomia karena efek samping obat, maka bis aminta dokter untuk mengganti obat dengan efek samping yang lebih ringan.

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyebab Bau Mulut

Sumber bau mulut lainnya adalah hidung. Ini ditemukan pada napas atau udara yang mengandung partikel yang menyebabkan bau tak sedap . Bau napas yang tak sedap umumnya berasal dari penyakit infeksi sinus atau partikel asing. Sementara itu radang kerusakan jaringan tonsil memberikan kontribusi yang kecil pada halitosis sekitar 3-5%. Luka kecil dan perkapuran tonsil yang disebut sebagai tonsiliths bisa menyebabkan bau mulut tak sedap.

Bau-mulut-

Batas antara lambung dan esofagus terdapat katup yang hanya membuka ke arah lambung. Kalau terjadi hiatal hernia atau penyakit Refluks Gastro Esofageal (asam lambung balik ke esofagus dam baliknya gas ke mulut) bisa menyebabkan bau mulut.

Lambung merupakan sumber bau napas yang tak sedap. Masalah yang terdapat dilambung dapat meningkatkan asam lambung sampai naik ke mulut dan menimbulkan abu tidak sedap pada mulut seseorang jika sedang berbicara atau bernapas. Gas atau substansi dari lambung yang balik ke esofagus merupakan indikasi problem kesehatan seperti refluks.

Selain masalah lambung, penyebab lainnya dari bau mulut adalah makanan. Terdapat beberapa makanan yang menyebabkan bau mulut menjadi tidak sedap seperti petai, bawang bombay, jengkol, dan merokok juga bahkan menyebabkan bau mulut. Ada juga bakteri penyebab bau mulut sehingga hal ini perlu disadari untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan mulut.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Diagnosis Bau Mulut

Untuk mendiagnosis bau mulut atau halitosis biasanya lebih mudah, karena pasien sendiri sudah bisa merasakan bau tak sedap dari mulut saat bernapas atau diberitahu pasangannya. Akan tetapi bila tidak disadari biasanya bisa ditegakkan dengan pemeriksaan halimeter atau gas kromatografi.

Mekanisme halitosis yang paling banyak adalah di lidah. Saat bicara lidah akan menyentuh langit-langit, saat menyentuh itu ada flek pembersihan sehingga lidah bagian depan bisa bersih. Lain halnya dengan lidah bagian belakang yang tidak menyentuh langit-langit, sehingga kalau kita makan terus tertumpuk  di belakang lidah, jarang bicara, atau tidur terlalu lama, menyebabkan bakteri tertumpuk dan menimbulkan bau yang khas seperti sulfur.

Lebih dari 600 tipe bakteri ditemukan di mulut. Beberapa diantaranya dapat menghasilkan bau yang tak sedap. Bau tak sedap ini umumnya dihasilkan dari pemecahan protein menjadi asam amino, lalu pemecahan asam amino menghasilkan gas.

Beberapa bagian di mulut yang juga memberikan kontribusi bau mulut adalah celah gigi, pinggiran gusi dan permukaan gigi bagian gigitan, sisa makanan diantara sela gigi, abses dan gigi yang tidak bersih. Lesi didasar mulut disebabkan oleh infeksi virus seperti Herpes Simplex, dan Human Papilloma virus juga berperan pada bau mulut tidak enak.

Semua organ di mulut bisa menimbulkan halitosis dari lidah, gigi, tambalan yang kurang bagus, ada juga radang gusi yang sifatnya akut bisa menyebabkan bau yang tidak sedap.

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Bau Mulut

Halitosis atau bau mulut merupakan bau tak sedap yang keluar saat kita buka mulut, bernapas, atau berbicara. Baunya pun bermacam-macam ada yang sementara saja dan cepat hilang, ada juga yang tidak bisa hilang dan sifatnya kronis.

images (5)

Yang membedakan halitosis sementara dan kronis adalah penyebabnya, kalau yang sementara penyebabnya dari sisa makanan yang tertinggal di gigi, sisa makanan yang menumpuk dilidah, gigi yang berlubang, tambalan yang kurang bagus. Hal ini mudah diatasi dengan cara berkumur, sikat gigi, atau membersihkan lidah. Sementara halitosis kronis dipicu oleh penyakit tertentu didalam organ tubuh seperti penyakit liver, penyakit ginjal yang sifatnya kronis.

Solusinya, periksa ke dokter gigi, bersihkan karang gigi, tapi kalau sudah di cek dan dilakukan pembersihan disekitar area mulut masih ada saja halitosis, perlu di cek ke dokter penyakit dalam apakah ada masalah di organ tubuh lainnya.

Ada beberapa penyakit non oral yang dapat menyebabkan bau mulut tak sedap, misalnya fetor hepaticus yang diakibatkan penyakit hati kronis, infkesi saluran napas bawah (infeksi bronkus dan infeksi paru), infeksi ginjal dan gagal ginjal, kanker, trimethylaminuria (fish odor syndrome), diabetes dan disfungsi metabolik.

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment